Hojicha Latte adalah minuman berbahan dasar teh hojicha yang dipadukan dengan susu sehingga menghasilkan rasa creamy dengan aroma roasted yang khas. Berbeda dari matcha latte yang punya karakter earthy dan sedikit grassy, hojicha latte menawarkan sensasi panggang yang lebih lembut, nutty, dan kadang terasa seperti karamel. Tidak heran kalau minuman ini mulai menarik perhatian pencinta minuman Jepang dan bisa menjadi pilihan menarik untuk menu cafe kekinian.
Buat kamu yang selama ini hanya mengenal matcha sebagai minuman teh Jepang, hojicha bisa menjadi pengalaman baru. Warnanya memang tidak sehijau matcha, tetapi justru warna cokelatnya memberikan kesan hangat dan premium. Ditambah susu yang creamy, jadilah minuman yang cocok dinikmati kapan saja.
Apa Itu Hojicha Latte?
Sebelum membahas lattenya, kenalan dulu dengan hojicha. Hojicha merupakan teh Jepang yang dibuat melalui proses pemanggangan. Proses ini membuat karakter hojicha berbeda dari teh hijau Jepang lainnya.
Pemanggangan menghasilkan warna yang lebih kecokelatan sekaligus aroma khas seperti roasted grain, kacang panggang, karamel, hingga sedikit smoky. Rasanya pun cenderung lebih mellow sehingga cocok dipadukan dengan susu.
Ketika hojicha dicampurkan dengan susu, rasa roasted tersebut menjadi lebih lembut. Inilah yang membuat hojicha latte menarik bagi orang yang ingin mencoba minuman berbasis teh tetapi menginginkan sensasi creamy.
Menariknya lagi, hojicha tidak harus selalu disajikan panas. Versi dinginnya atau iced hojicha latte juga cocok untuk cuaca tropis seperti di Indonesia.
Kenapa Hojicha Latte Mulai Dilirik?
Dunia minuman kekinian selalu mencari sesuatu yang baru. Setelah matcha, berbagai jenis teh Jepang mulai mendapat perhatian karena menawarkan rasa dan tampilan yang berbeda.
Hojicha punya daya tarik tersendiri karena tidak hanya mengandalkan warna. Justru aroma roasted menjadi karakter utama yang membuatnya mudah dikenali.
Ada beberapa alasan mengapa hojicha latte menarik untuk dicoba.
Pertama, rasanya berbeda dari minuman teh susu pada umumnya. Sensasi panggang membuatnya terasa lebih kompleks.
Kedua, hojicha mudah dikombinasikan dengan bahan lain. Brown sugar, caramel, vanilla, cream cheese, hingga boba bisa dipadukan untuk menciptakan variasi menu.
Ketiga, minuman ini cukup fleksibel. Mau dibuat hangat cocok, dibuat dingin juga menyegarkan.
Bagi pelaku bisnis F&B, karakter tersebut bisa menjadi peluang untuk membuat menu signature yang tidak terlalu pasaran.
Seperti Apa Rasa Hojicha Latte?
Kalau kamu membayangkan rasa teh hijau yang kuat, hojicha latte justru cukup berbeda.
Hojicha memiliki aroma roasted yang menonjol. Saat dicampur susu, karakter tersebut menjadi creamy dan lebih smooth. Beberapa orang bisa menangkap sensasi seperti kacang panggang, biskuit, karamel, atau toasted grain.
Karena rasanya relatif mellow, hojicha juga mudah disesuaikan dengan tingkat kemanisan yang berbeda.
Misalnya, menggunakan brown sugar akan menghasilkan minuman dengan rasa manis yang lebih dalam. Sementara caramel bisa memberikan sentuhan dessert-like yang cocok untuk menu cafe.
Hojicha Latte vs Matcha Latte
| Hojicha Latte | Matcha Latte |
| Warna cokelat | Warna hijau |
| Aroma roasted | Aroma earthy |
| Rasa nutty dan toasted | Rasa grassy dan umami |
| Karakter cenderung mellow | Karakter teh lebih kuat |
| Cocok dengan caramel dan brown sugar | Cocok dengan vanilla dan berbagai topping |
Keduanya sama-sama menarik, tetapi memiliki karakter rasa yang cukup berbeda.
Bahan untuk Membuat Hojicha Latte
Membuat hojicha latte sebenarnya tidak terlalu rumit. Bahan dasarnya juga relatif sederhana.
Beberapa bahan yang bisa digunakan antara lain:
- Bubuk hojicha atau seduhan hojicha yang pekat
- Susu
- Air
- Gula atau pemanis sesuai selera
- Es batu untuk versi dingin
Untuk menciptakan rasa yang lebih kekinian, kamu bisa menambahkan bahan seperti brown sugar, caramel, vanilla, whipped cream, boba, atau cream cheese.
Kuncinya ada pada keseimbangan. Jangan sampai rasa hojicha terlalu kuat sehingga menutupi rasa susu, tetapi jangan juga terlalu encer sampai aroma roasted-nya hilang.
Cara Membuat Hojicha Latte yang Creamy
Untuk versi sederhana, pertama larutkan bubuk hojicha menggunakan sedikit air. Aduk hingga benar-benar tercampur dan tidak menggumpal.
Setelah itu tambahkan pemanis sesuai selera. Jika ingin membuat versi yang lebih modern, brown sugar atau caramel bisa digunakan.
Masukkan susu kemudian aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
Untuk iced hojicha latte, siapkan gelas berisi es batu kemudian tuangkan campuran hojicha dan susu. Hasilnya akan terlihat menarik dengan warna cokelat creamy yang khas.
Kalau ingin menghasilkan tekstur lebih lembut, susu bisa dibuat sedikit berbusa menggunakan milk frother.
Untuk kebutuhan bisnis, sebaiknya gunakan takaran yang konsisten. Dengan begitu, rasa setiap cup tetap sama meskipun dibuat pada waktu berbeda.
Ide Hojicha Latte Kekinian untuk Menu Cafe
Satu jenis hojicha bisa dikembangkan menjadi banyak menu. Ini yang membuatnya menarik untuk bisnis minuman.
- Brown Sugar Hojicha Latte
Perpaduan hojicha, susu, dan brown sugar memberikan rasa manis dengan aroma karamel yang semakin memperkuat karakter roasted.
- Hojicha Caramel Latte
Tambahkan caramel untuk menghasilkan rasa yang lebih manis dan creamy. Menu ini cocok bagi pelanggan yang menyukai minuman dengan nuansa dessert.
- Hojicha Cream Cheese
Hojicha latte dengan topping cream cheese dapat memberikan perpaduan rasa creamy dan sedikit gurih. Tampilannya juga bisa dibuat lebih premium.
- Sea Salt Hojicha Latte
Sedikit sentuhan asin dapat memberikan kontras terhadap rasa manis dan creamy. Kombinasi seperti ini cocok untuk pelanggan yang menyukai rasa unik.
- Hojicha Vanilla Latte
Vanilla memberikan aroma lembut yang berpadu dengan karakter roasted dari hojicha.
- Hojicha Latte Boba
Untuk menyasar pasar minuman kekinian, boba bisa menjadi tambahan yang menarik. Tekstur chewy dari boba memberikan pengalaman berbeda saat menikmati hojicha latte.
Hojicha Latte Dingin atau Hangat?
Keduanya punya karakter masing-masing.
Hojicha latte hangat lebih cocok untuk menikmati aroma roasted secara perlahan. Saat masih hangat, aroma teh panggang terasa lebih menonjol dan memberikan sensasi comforting.
Sementara itu, iced hojicha latte lebih cocok untuk cuaca panas. Tambahan es membuat minuman terasa ringan dan menyegarkan.
Untuk cafe, keduanya bahkan bisa dimasukkan dalam satu menu dengan pilihan hot atau iced. Dengan begitu, pelanggan bebas memilih sesuai selera.
Hojicha Latte Bisa Jadi Ide Jualan?
Bisa. Justru fleksibilitasnya menjadi salah satu daya tarik untuk bisnis minuman.
Hojicha latte dapat menjadi alternatif menu non-coffee di coffee shop. Bagi pelanggan yang tidak ingin minum kopi, tersedia pilihan berbasis teh dengan karakter rasa yang berbeda.
Menu ini juga bisa dikembangkan secara bertahap. Misalnya, mulai dengan satu menu utama kemudian menambahkan varian brown sugar, caramel, cream cheese, dan boba.
Selain rasa, tampilan juga penting. Gunakan cup transparan agar warna cokelat creamy dari hojicha terlihat jelas. Topping yang menarik juga bisa meningkatkan daya tarik visual ketika menu dipromosikan melalui media sosial.
Untuk bisnis minuman yang menggunakan banyak es setiap hari, ketersediaan es yang konsisten juga perlu diperhatikan. Penggunaan Mesin Es Batu Kristal dapat membantu menyediakan kebutuhan es secara lebih terkontrol, terutama ketika volume pesanan mulai meningkat.
Tips Membuat Hojicha Latte agar Tidak Terlalu Pahit
Hojicha memang memiliki rasa roasted, tetapi bukan berarti harus terasa pahit.
Salah satu kuncinya adalah mengatur konsentrasi hojicha. Jika terlalu pekat, rasa panggangnya bisa mendominasi.
Rasio susu juga perlu diperhatikan. Terlalu sedikit susu membuat karakter hojicha terlalu tajam, sedangkan terlalu banyak susu dapat membuat cita rasa tehnya kurang terasa.
Pemanis juga sebaiknya digunakan secukupnya. Jangan langsung membuat minuman terlalu manis karena aroma roasted hojicha justru bisa tertutup.
Untuk bisnis, lakukan beberapa kali uji resep sebelum menentukan formula akhir. Setelah menemukan komposisi yang pas, catat takaran setiap bahan agar rasa produk tetap konsisten.
Hojicha Latte, Alternatif Menarik untuk Menu Kekinian
Hojicha latte menawarkan sesuatu yang berbeda dari minuman teh kekinian lainnya. Aroma roasted, rasa creamy, dan warna cokelat khas membuatnya punya karakter sendiri.
Minuman ini bisa dinikmati panas maupun dingin, dibuat sederhana atau dikembangkan menjadi berbagai varian seperti brown sugar, caramel, vanilla, cream cheese, dan boba.
Bagi pencinta minuman Jepang, hojicha latte bisa menjadi alternatif menarik ketika ingin mencoba sesuatu selain matcha. Sementara bagi pelaku usaha F&B, karakter hojicha yang fleksibel dapat dimanfaatkan untuk membuat menu minuman yang lebih beragam.
Dengan resep yang konsisten, tampilan menarik, serta dukungan peralatan yang sesuai, hojicha latte bukan sekadar minuman berbahan teh Jepang, tetapi juga bisa menjadi salah satu pilihan menu yang menarik untuk bisnis minuman kekinian.


