10 Ide Usaha Snack Rumahan Modal Dibawah 100 Ribu Untuk Pemula & Ibu Rumah Tangga

ide usaha snack rumahan

Hi Wirasob, kamu ingin coba usaha snack rumahan?

Wirasob bisa melakukannya dengan modal yang tidak lebih dari Rp 100.000. Bisnis seperti ini bisa menguntungkan jika kamu membuatnya dalam jumlah yang cukup banyak, lho!

Membuat makanan ringan rumahan terbilang cukup mudah, kamu tidak perlu membeli alat-alat khusus seperti yang digunakan dalam usaha industri besar. Pemasaran juga tidak sulit, kamu bisa menitipkan produk yang kamu buat di warung-warung atau di kantin sekolah dan hasilnya dibagi sesuai dengan persetujuan kedua belah pihak. Berikut beberapa usaha snack rumahan dengan modal di bawah 100 ribu yang cocok untuk pemula dan ibu rumah tangga yang bisa kamu coba…

10 Ide Usaha Snack Rumahan di Bawah 100 ribu

1. Usaha Singkong Keju

Usaha Snack Singkong Keju

Singkong keju adalah makanan ringan yang mengenyangkan. Sebelum dikombinasikan dengan keju, singkong sudah menjadi camilan yang nikmat.

Cara membuatnya adalah dengan mengukus singkong, setelah itu ditambahkan bumbu halus seperti bawang putih dan garam, lalu digoreng hingga kering dan empuk. Kemudian ditaburkan dengan keju parut sebelum digoreng hingga kering dan garing.

Analisa Usaha:

Untuk membuat 30 buah singkong keju, dibutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Singkong sebanyak 1 kg seharga Rp 2.000,00
  • Garam seharga Rp 1.000,00
  • Keju parut seharga Rp 15.000,00
  • Bawang putih seharga Rp 1.000,00
  • Total biaya yang dibutuhkan adalah Rp 19.000,00

Jika dijual dengan harga Rp 1.500,00 per buah, maka total pendapatan yang didapat adalah Rp 45.000,00. Keuntungan yang didapat adalah selisih antara pendapatan dan biaya yaitu Rp 45.000,00 – Rp 19.000,00 = Rp 26.000,00.

2. Usaha Onde-onde

Usaha Snack Onde Onde

Makanan ringan yang dibuat dari campuran tepung beras dan tepung ketan ini sering dijumpai di toko roti atau pedagang kaki lima. Banyak ibu-ibu yang juga membuat makanan ini yang berasal dari Tiongkok.

Makanan ini memiliki berbagai macam isi seperti kacang hijau, nanas, stroberi, pisang, dan buah-buahan lainnya. Memiliki peluang usaha yang besar jika dikembangkan. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan mencampur tepung sagu, telur, gula pasir, vanili, garam, dan air hangat secukupnya.

Analisa Usaha:

Untuk membuat 100 buah makanan ringan tepung beras dan ketan, dibutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Tepung ketan sebanyak 1 kg seharga Rp 18.000,00
  • Tepung sagu sebanyak 250 gram seharga Rp 4.500,00
  • Telur sebanyak 1 butir seharga Rp 2.000,00
  • Gula pasir sebanyak 250 gram seharga Rp 4.500,00
  • Vanili secukupnya seharga Rp 1.000,00
  • Total biaya yang dibutuhkan adalah Rp 30.000,00

Jika dijual dengan harga Rp 500,00 per buah, maka total pendapatan yang didapat adalah Rp 50.000,00. Keuntungan yang didapat adalah selisih antara pendapatan dan biaya yaitu Rp 50.000,00 – Rp 30.000,00 = Rp 20.000,00.

3. Usaha Makaroni

Usaha Snack Makaroni

Belakangan ini, makaroni menjadi makanan yang banyak dicari. Hal ini dikarenakan makanan ini murah tetapi terlihat mewah. Makaroni biasanya dibuat dengan level pedas yang tinggi, baik dalam keadaan basah atau digoreng.

Makaroni yang berjenis pasta ini biasanya dihidangkan dengan saus dan di sajikan di kafe. Namun, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah dan menjualnya di warung.

Analisa Usaha:

Untuk membuat makaroni pedas sebanyak 50 porsi, dibutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Makaroni sebanyak 1 kg seharga Rp 15.000,00
  • Bawang putih sebanyak 1 siung seharga Rp 2.000,00
  • Garam secukupnya seharga Rp 1.000,00
  • Minyak sebanyak 1 liter seharga Rp 15.000,00
  • Plastik seharga Rp 3.000,00
  • Total biaya yang dibutuhkan adalah Rp 36.000,00

Jika dijual dengan harga Rp 1.000,00 per porsi, maka total pendapatan yang didapat adalah Rp 50.000,00. Keuntungan yang didapat adalah selisih antara pendapatan dan biaya yaitu Rp 50.000,00 – Rp 36.000,00 = Rp 14.000,00

4. Usaha Rempeyek Kacang

Usaha Rempeyek Kacang

Dari berbagai jenis makanan ringan yang ada di Indonesia, rempeyek kacang pasti menjadi salah satu yang paling populer. Makanan ini sering dijadikan sebagai camilan atau ganti kerupuk. Rempeyek kacang terbuat dari tepung beras, kacang, kuning telur, santan, dan beberapa lembar daun jeruk yang diiris-iris. Bisa ditemukan di warung makan atau toko makanan.

Cara membuatnya pun cukup mudah, yaitu dengan mencampur tepung beras, kuning telur, santan, kacang dan daun jeruk yang telah diiris-iris. Kemudian digoreng dalam minyak panas. Sebelum digoreng, adonan ditambahkan bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah, dan kemiri yang sudah disangrai.

Analisa Usaha:

Untuk membuat rempeyek kacang sebanyak 30 buah, dibutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Tepung beras sebanyak ¼ kg seharga Rp 4.000,00
  • Telur kuning seharga Rp 2.000,00
  • Santan kelapa (dari ½ butir kelapa) seharga Rp 4.000,00
  • Daun jeruk sebanyak 6 lembar seharga Rp 1.000,00
  • Kacang tanah sebanyak ¼ kg seharga Rp 7.000,00
  • Minyak goreng seharga Rp 15.000,00
  • Plastik seharga Rp 10.000,00
  • Total biaya yang dibutuhkan adalah Rp 43.000,00

Jika dijual dengan harga Rp 3.000,00 per buah, maka total pendapatan yang didapat adalah Rp 90.000,00. Keuntungan yang didapat adalah selisih antara pendapatan dan biaya yaitu Rp 90.000,00 – Rp 43.000,00 = Rp 47.000,00

5. Usaha Kue Bolu

usaha snack kue bolu

Bagi yang menyukai kue bolu pasti tahu apa itu bolu ngakak. Bolu ini adalah bolu kukus yang sangat mekar dan terlihat seperti seseorang yang tertawa terbahak-bahak, sehingga dinamakan kue bolu ngakak. Banyak ibu-ibu yang membuat bolu ini sebagai makanan ringan di rumahnya. Membuat bolu ini dianggap lebih mudah dibandingkan membuat brownies atau bolu lainnya. Kamu juga bisa membuatnya tanpa menggunakan mixer, cukup dengan mengocok telur secara manual.

Analisa Usaha:

Untuk membuat 40 buah bolu ngakak, dibutuhkan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Sprite seharga Rp 1.500,00
  • terigu seberat 250 gram seharga Rp 2.500,00
  • telur sebanyak 2 butir seharga Rp 4.000,00
  • SP seharga Rp 4.000,00
  • gula pasir sebanyak ¼ seharga Rp 4.000,00
  • pewarna makanan seharga Rp 3.000,00
  • cup/pack seharga Rp 5.000,00 (isi 50)
  • Total biaya yang dibutuhkan adalah Rp 28.000,00

Jika dijual dengan harga Rp 1.000,00 per buah, maka total pendapatan yang didapat adalah Rp 40.000,00. Keuntungan yang didapat adalah selisih antara pendapatan dan biaya yaitu Rp 40.000,00 – Rp 28.000,00 = Rp 12.000,00

6. Usaha Usus Crispy

usaha snack crispy

Usus ayam yang biasanya digunakan sebagai lauk, kini dimanfaatkan sebagai makanan ringan rumahan yang disebut usus crispy. Cara membuatnya sangat mudah, yaitu dengan mengukus usus ayam kemudian ditambahkan dengan terigu, tepung beras, telur, bumbu halus (kemiri, bawang putih, merica, penyedap rasa, dan garam) dan digoreng hingga crispy.

Makanan ringan ini setelah diolah menjadi mahal dan dijual dengan harga Rp 2.500 per bungkus, berbeda dengan makanan lainnya yang biasanya hanya dijual dengan harga Rp 1.000 per bungkus. Berikut analisa usahanya

Analisa Usaha:

  • Harga usus ayam: Rp 18.000,00/kg
  • Harga terigu: Rp 2.500,00/¼ kg
  • Harga tepung beras: Rp 3.500,00/¼ kg
  • Harga telur: Rp 2.000,00/butir
  • Harga bawang putih: Rp 500,00/2 siung
  • Harga kemiri: Rp 500,00/2 butir
  • Harga minyak goreng: Rp 15.000,00/lt
  • Harga plastik: Rp 800/seperempat x 10 buah
  • Total modal: Rp 50.000,00

Harga jual per bungkus: Rp 20.000,00/250 gram
Jumlah bungkus dari 1 kg: 4 bungkus

Harga jual: 4 bungkus x Rp 20.000,00 = Rp 80.000,00
Keuntungan: Rp 80.000,00 – Rp 50.000,00 = Rp 30.000,00

7. Usaha Keripik Bawang

usaha keripik bawang

Keripik bawang adalah makanan yang dikenal sebagai pengganti kerupuk saat makan, dan juga sering digunakan sebagai makanan ringan. Membuka usaha keripik bawang ini cukup menguntungkan. Membuatnya juga cukup mudah, hanya perlu mencampurkan tepung terigu, dua butir telur, garam, bawang putih yang dihaluskan, bawang bombay yang dihaluskan, mentega yang dicairkan dan air secukupnya. Kemudian digoreng dalam minyak panas.

Sama seperti keripik singkong, minyaknya harus ditiriskan dan didinginkan sebelum dimasukkan ke dalam kantong plastik. Karena proses pembuatannya mudah dan harga jualnya tidak terlalu mahal, maka keripik bawang dijual dengan harga sekantong kecil seharga Rp 1.000.

Analisa Usaha:

  • Harga terigu: Rp 15.000,00/kg
  • Harga bawang putih: Rp 2.000,00/siung
  • Harga bawang bombay: Rp 1.000,00/siung x 3 = Rp 3.000,00
  • Harga mentega: Rp 13.000,00/200gr
  • Harga garam: Rp 1.000,00/bks
  • Harga minyak goreng: Rp 15.000,00/liter
  • Total modal: Rp 49.000,00

Harga jual per bungkus: Rp 1.000,00

Harga jual: Rp 1.000,00 x 60 bungkus = Rp 60.000,00
Keuntungan: Rp 60.000,00 – Rp 49.000,00 = Rp 11.000,00

8. Usaha Lanting

usaha snack lanting

Lanting adalah salah satu makanan ringan rumahan yang melegenda, meskipun terbuat dari singkong yang keras, camilan ini memiliki banyak peminat. Lanting yang berbentuk cincin ini bisa langsung dimakan atau digunakan sebagai pengganti kerupuk saat makan makanan berkuah.

Lanting juga sering dijadikan oleh-oleh khas daerah seperti Kebumen, Pringsewu dan lain-lain. Selain itu, lanting juga sering dijual di warung atau pasar tradisional. Jika kamu ingin memulai usaha ini, kamu bisa menjual lanting dalam bungkus kecil dengan harga per bungkus sebesar Rp 1.000.

Analisa Usaha:

  • Harga singkong: 2 kg x Rp 2.000,00 = Rp 4.000,00
  • Harga bawang putih: Rp 2.000,00 (6 siung yang dihaluskan)
  • Harga ketumbar: Rp 500,00 (¾ sdm yang dihaluskan)
  • Harga garam: Rp 1.000,00/bks
  • Harga minyak goreng: Rp 15.000,00/lt
  • Harga plastik: Rp 20.000,00/100 lembar
  • Total modal: Rp 42.500,00

Harga jual per bungkus: Rp 1.000,00

Harga jual: Rp 1.000,00 x 100 = Rp 100.000,00
Keuntungan: Rp 100.000,00 – Rp 42.500,00 = Rp 57.500,00

9. Usaha Keripik Singkong

usaha snack keripik singkong

Keripik singkong adalah camilan yang melegenda dan selalu populer. Tak heran jika keripik ini menjadi makanan ringan favorit, bisa dimakan kapan saja, bahkan bisa dijadikan sebagai pengganti kerupuk.

Membuat keripik singkong sendiri cukup mudah, namun membutuhkan pisau yang tajam untuk mengiris singkong yang keras. Proses pembuatan keripik ini meliputi mengiris singkong tipis-tipis, merendamnya dengan air garam dan bawang putih, kemudian digoreng dalam minyak panas.

Setelah matang, keripik singkong ditiriskan agar minyak hilang dan keripik menjadi lebih renyah. Keripik dingin kemudian dimasukkan ke dalam plastik sebelum dijual.

Analisa Usaha:

  • Harga singkong: Rp 2.000,00/kg x 10 kg = Rp 20.000,00
  • Harga garam: Rp 1.000,00/bks
  • Harga bawang putih: Rp 2.000,00/siung
  • Harga plastik: Rp 30.000,00/200 lembar
  • Harga minyak: Rp 15.000,00/liter
  • Total modal: Rp 68.000,00

Harga jual per bungkus: Rp 1.000,00 x 200 bungkus

Harga jual: Rp 1.000,00 x 200 = Rp200.0000
Keuntungan: Rp 200.000,00 – Rp 68.000,00 = Rp132.000

10. Usaha Kacang Bawang

usaha snack kacang bawang

Jika kamu seorang ibu rumah tangga atau karyawan yang ingin menambah penghasilan, usaha kacang bawang adalah pilihan yang baik untuk dicoba. Proses pembuatan kacang bawang sangat mudah, kamu hanya perlu mengupas kacang, merendamnya dengan air garam dan bawang yang sudah dihaluskan selama kurang lebih dua jam, kemudian digoreng bersamaan dengan bawang putih iris di minyak panas. Kacang bawang biasanya dijual dengan harga Rp 1.000,00 per bungkus.

Analisa Usaha:

  • Harga kacang: Rp 26.000,00/kg x 2 kg = Rp 52.000,00
  • Harga minyak: Rp 15.000,00/lt
  • Harga garam: Rp 1.000,00/bks
  • Harga bawang putih: Rp 2.000,00 per siung
  • Harga plastik: Rp 100,00/lembar x 100 lembar = Rp 15.000,00
  • Total modal: Rp 80.000,00

Harga jual per bungkus: Rp 1.000,00 x 100 bungkus

Harga jual: Rp 1.000,00 x 100 = Rp 100.000,00
Keuntungan: Rp 100.000,00 – Rp 80.000,00 = Rp 20.000,00

 

Kata Penutup

Usaha makanan ringan rumahan merupakan salah satu cara untuk menambah penghasilan sambil menyalurkan hobi memasak. Dengan modal yang terjangkau dan cara pembuatan yang mudah, kamu bisa memulai usaha snack rumahan ini. Usaha kacang bawang dan keripik singkong yang telah dijabarkan dalam artikel ini dapat menjadi pilihan untuk kamu yang ingin mencoba usaha ini. Namun, ingatlah untuk selalu mengevaluasi hasil dan mencari cara untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk agar usaha kamu dapat berkembang dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. SELAMAT MENCOBA!

 

Sumber: GoUKM Training Center | Kursus aneka usaha makanan ringan
Informasi dan pendaftaran Kursus, klik DI SINI

Kami juga menawarkan aneka jenis mesin kemasan makanan terlengkap yang bisa kamu pilih dan disesuaikan dengan kebutuhan packaging kamu ya Wirasob.

Beberapa jenis mesin yang kami miliki seperti : Mesin packing Sealer (Hand Sealer, Foot Sealer, Continuous Sealer, Cup Sealer, Carton Sealer & Vacuum Sealer), Mesin Strapping, Mesin Coding, Mesin Shrink, Mesin Induksi, Mesin Capping, Mesin Pallet Wrapper / Horizontal Wrapper.

KLIK DISINI | Download katalog kami!