Mengenal Material Jenis Kemasan Makanan Yang Aman Di Gunakan

Jenis Kemasan Makanan

Jenis kemasan makanan ada berbagai macam bentuk dan bahan plastik pembuatnya, bila untuk makanan tentunya gunakan yang food grade. Agar tidak mencemari produk makanan yang dikemas dan kualitasnya tetap terjaga hingga ketangan konsumen.

maincat banner plastik kemasan

Pengemasan pada makanan memang paling lazim menggunakan plastik kemasan, karena kemasan ini dinilai lebih simpel, namun tetap kuat dalam melindungi. Juga dapat dikombinasikan dengan bahan alumunium foil, sebagai penghalang sinar matahari.

Plastik kemasan juga memiliki berbagai jenis yang aman untuk digunakan dan tidak mengkontaminasi makanan alias foodgrade. Secara mudah, Anda dapat mengetahui jenis plastik yang aman digunakan. Hanya dengan melihat kode daur ulang yang berupa segitiga panah dengan angka di dalam setiap kemasan. Apa saja arti dari kode-kode tersebut? Ada 5 jenis plastik yang aman digunakan untuk kemasan makanan:

Mengenal Material Jenis Kemasan Makanan

  • Polyethylene Terephthalate (PET atau PETE)

Dikenal sebagai bahan plastik yang memiliki jenis PET, bahan ini lebih bersifat kuat, jernih dan mampu mempertahankan air agar tidak bocor. Biasanya, jenis kemasan plastik ini digunakan untuk mengemas produk minuman, kemasan selai, botol kecap dan juga botol sambal karena memiliki bahan yang lebih kuat dan tidak mudah rapuh. Perhatikan bahwa sebaiknya kemasan PET dengan angka 1 ini tidak digunakan untuk makanan atau minuman dengan suhu di atas 60 derajat celcius. Lalu, kemasan ini hanya boleh digunakan untuk satu kali pemakaian dan bukan untuk pemakaian berulang.

  • High Density Polyethylene (HDPE)

Beralih ke jenis plastik yang kedua yaitu High Density Polyethylene (HDPE) dimana bertanda angka 2, bahan yang satu ini tergolong keras namun semi fleksibel yang tahan terhadap bahan kimia serta kelembapan. HDPE juga memiliki struktur permukaan yang lebih buram serta mudah diwarnai. Biasanya, jenis plastik HDPE digunakan untuk produk susu cair dan jus. Sama seperti PET, jenis plastik ini juga disarankan hanya untuk sekali pemakaian dan bukan untuk berulang.

  • Polivinil Klorida (PVC)

Jenis yang berlogo nomor 3 adalah jenis plastik Polivinil Klorida. Bahan PVC terbagi menjadi dua yaitu yang bersifat kuat dan jernih untuk digunakan pada botol jus, minyak sayur dan air mineral. Jenis kedua adalah PVC yang bersifat lebih lunak serta jernih. Biasanya, lebih digunakan sebagai pembungkus makanan. Ada hal yang harus diperhatikan untuk penggunaan jenis bahan PVC yaitu hindari digunakan untuk makanan berminyak, berlemak dan mengandung alkohol terutama makanan atau minuman tersebut dalam keadaan panas.

  • Low Density Polyethylene (LDPE)

Berlogo angka 4, Low Density Polyethylene (LDPE) merupakan jenis plastik yang tidak jernih namun dapat ditembus oleh cahaya dari luar. Banyak pelaku bisnis yang menggunakan plastik LDPE untuk produk yoghurt, kantong belanja, makanan segar dan botol minuman. Faktanya, jenis plastik LDPE ini relatif aman untuk digunakan sebagai kemasan makanan atau minuman dibandingkan jenis plastik lainnya. Sekali lagi, perhatikan untuk tidak mengisinya dengan produk makanan atau minuman yang panas atau dikukus dan lebih baik untuk membungkus makanan siap saji.

  • Polipropilen (PP)

Bisa dikatakan dari jenis plastik sebelumnya, jenis Polipropilen yang berlogo angka 5 ini memiliki sifat keras namun fleksibel karena bisa digunakan sebagai kemasan makanan atau minuman ringan. Uniknya, jenis plastik PP ini lebih tahan terhadap panas, minyak serta aman jika dipanaskan di microwave.

Tips Memilih Kemasan

  • Sesuaikan Material Kemasan Dengan Jenis Makanan Yang Anda Jual.

Sebelum memikirkan design, hal ini terlebih penting untuk dipertimbangkan karena apabila tidak sesuai bisa merusak makanan di dalamnya. Ada berbagai macam material yang dipilih, dari plastik, kertas, hingga aluminium foil.

  • Pilih Kemasan Yang Memiliki Food Grade.

Pastikan kemasan Anda terhindar dari zat-zat berbahaya dengan memastikan packaging Anda memiliki food grade. Food grade adalah standar untuk menguji kelayakan material yang digunakan untuk menambah kelengkapan makanan. Anda tentunya tidak ingin membahayakan kesehatan pelanggan Anda, bukan?

  • Tentukan Fitur Yang Diperlukan Oleh Makanan Anda.

Kemasan memiliki 3 fitur yaitu vacuum, zipper, dan valve. Vacuum cocok untuk mengurangi udara yang masuk sehingga menambah daya tahan produk, zipper melindungi dari sinar matahari, dan valve membantu mengeluarkan udara dari kemasan.

  • Menggunakan Aluminium Foil.

Untuk Anda yang menjual makanan hangat, aluminium foil akan menjaga cita rasa makanan Anda dan menahan uap hangat agar tidak menguap lebih cepat.

  • Jika Bisa, Gunakan Material Yang Bisa di-recycle dan Digunakan Kembali.

Tidak ada salahnya ikut berkontribusi menjaga lingkungan dengan menggunakan kemasan yang bisa di daur ulang, bahkan digunakan kembali.

Ciri Plastik Kemasan Food Grade

  • Memiliki Tanda Food Grade

Plastik yang bisa digunakan untuk kemasan makanan harus memiliki tanda food grade berupa simbol garpu untuk makanan, dan simbol gelas untuk minuman. Tanda ini biasanya terdapat di bagian bawah plastik atau di kemasan plastik tersebut.

Plastik Ziplock

Plastik yang memiliki tanda food grade terbuat dari bahan yang aman untuk makanan dan tubuh serta telah melalui uji yang ketat. Bahan ini tetap aman ketika kontak dengan makanan dan tahan panas. Kemasan food grade tentu paling aman. Tanda dari pemerintah itu garpu, berarti bisa untuk kemasan makanan. Kalau plastik untuk kemasan elektronik atau barang makanan itu lebih longgar dan tidak ada simbol itu

Plastik yang tergolong dalam foodgrade biasanya terbuat dari polietilena (PE), poliprofilina (PP), polistirena dikenal juga dengan styrofoam, dan berbagai kemasan minuman.

  • Kemasan Tidak Kotor

Plastik kemasan makanan yang baik digunakan tidak terkontaminasi dengan kotoran yang dapat dilihat dengan mata seperi cat atau noda. Boleh di cuci karena plastik itu tidak larut dalam air jadi tidak masalah. Makin sering dicici, kotorannya semakin sedikit. Bahkan beberapa kemasan plastik justru dianjurkan dimasak dalam air panas terlebih dahul agar residunya semakin berkurang dan tidak berpindah pada makanan.

  • Dapat Digunakan Berkali-Kali

Plastik kemasan makanan dapat digunakan berkali-kali selama masih memiliki bentuk yang baik. Hal ini lantaran plastik tidak memiliki waktu kadaluarsa. Banyak yang menyebut beberapa plastik cuma digunakan sekian kali, pandangan itu keliru. Justru pemakaian pertama kali lebih berbahaya karena zat kimia yang berpindah masih banyak. Yang dipakai berikutnya semakin sedikit dan semakin aman, kecuali kalau masuk kotoran dari luar.

Keuntungan Menggunakan Kemasan Makanan Food Grade

Beberapa keuntungan jika Anda menggunakan wadah makanan berjenis food grade:

  • Menyehatkan

Penggunaan kemasan yang food grade lebih baik digunakan untuk wadah makanan, sebab wadah seperti ini sudah dinyatakan sehat dan aman jika berdampingan dengan makanan.

  • Aman Jika Dimasukan ke Microwave

Kemasan food grade lebih aman jika dipanaskan menggunakan microwave. Karena jenis kertas yang digunakan memiliki ketahanan akan suhu panas. Namun tidak disarankan untuk wadah yang belum memiliki tulisan food grade untuk memanaskan apapun di microwave.

  • Kemasan dengan Desain Menarik

Walaupun Anda menggunakan wadah makanan yang food grade. Anda tetap dapat membuat wadah makan yang memiliki desain menarik.

  • Mudah Didaur ulang

Wadah yang menggunakan bahan dasar food grade lebih mudah jika didaur ulang dan lebih ramah lingkungan. Jika Anda ingin berpartisipasi untuk kelestarian alam, mulailah menggunakan kemasan seperti ini.

  • Wadah Tahan Minyak dan Tahan Bocor

Untuk wadah yang satu ini memiliki keunggulan menahan makanan yang berminyak dan basah. Sehingga tidak terjadi kebocoran dalam wadah makanan dan minuman. Karena terdapat pelapis anti air yang aman di setiap wadah berjenis food grade.

Kemasan Zipper Stand Up Nylon (10)

Penemuan alternatif kemasan yang ramah lingkungan tersebut, diharapkan dapat berguna untuk mengurangi pemanasan global. Namun tanpa adanya kesadaran dari semua pengusaha makanan tentu hal ini malah akan jadi percuma. Maka, kita perlu tingkatkan kesadaran akan global warming dan beralihlah menggunakan metode kemasan yang aman untuk bumi kita.

Demikian pembahasannya tentang jenis kemasan makanan yang aman digunakan untuk makanan. Serta beberapa tips memilihnya dan juga ciri kemasan yang aman untuk makanan. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Chat via WhatsApp