Harga Mesin Penutup Botol Plastik Manual Terbaru 2020

Harga Mesin Penutup Botol Plastik Manual

Harga mesin penutup botol plastik manual bisa dibilang lebih terjangkau harganya di pasaran karena itu adalah alat manual. Mesin penutup botol yang biasa dipakai di pasaran adalah mesin capping, mesin ini biasa digunakan dalam industri minuman dalam botol.

Dikatakan mesin penutup botol manual karena bukan proses yang berkelanjutan seperti menggunakan conveyor namun masih memerlukan bantuan manusia untuk memasukannya kedalam mesin tersebut. Walaupun proses menutup botolnya tetap secara otomatis.

Mesin Penutup Botol merupakan salah satu alat yang digunakan untuk memudahkan anda dalam proses penutupan botol. Memang hal yang sepele sebetulnya, tapi efeknya sangatlah bermanfaat. Dimana Mesin penutup botol ini digunakan untuk menutup berbagai macam jenis botol mulai dari tutup botol plastik, botol beling, tutup botol kaleng dan masih banyak lagi macam jenis penutup seperti yang berbahan plastik, seng, kawat atau berbahan ulir.

Sebenarnya memang bisa menutup botol secara manual, mengandalkan kekuatan tangan, dengan resiko cairan di dalam botol akan cepat basi karena tidak terkemas sempurna. Hal ini juga memerlukan prasyarat lain seperti anda tidak boleh mempacking dalam jumlah besar. Capping botol diatas 50 pieces saja akan membuat tangan kram. Dalam hal ini tentunya anda butuh mesin segel botol plastik.

Harga Mesin Penutup Botol Plastik Manual

  • Alat bantu tutup / penutup / mesin / coklat / kale Rp 275.000
  • Penutup Botol Wine 515 – Stainless Steel Vacuum Sealed Red Wine Rp 55.000
  • Alat Penutup Botol Ulir Manual Mesin Segel Tutup Locking And Capping Rp 2.100.000
  • Wirapax by Hualian Mesin Capping Botol Plastik / Penutup botol DK-50Z Rp 5.400.000
  • Mesin Penutup Segel Botol Elektrik Ukuran 10-50mm Rp 1.390.000
  • Mesin penutup botol dengan aluminium foil/Induction sealer Rp 1.885.000

Mengenal Berbagai Tutup Botol

Ada lebih dari satu jenis tutup botol yang dipakai dalam pengemasan beragam jenis produk. Masing-masing macam memiliki fungsi tambahan selain untuk menyegel kemasan. Di bawah ini adalah beberapa varian tutup botol yang bisa digunakan dalam bisnis Anda.

  • Tutup Botol Tear Off

Tutup botol tear off adalah jenis penutup yang tidak dapat disegel ulang. Peruntukkan tutup ini adalah pada obat-obatan cair. Meskipun tutup ini terbuat dari material metal, tetapi bagian atas tutup ini mudah dirusak atau dirobek dengan tangan.

Jenis tutup semacam ini dapat Anda temui pada produk farmasi, khususnya obat yang diberikan melalui syringe. Tutup semacam ini biasanya dilengkapi dengan tutup karet yang digunakan untuk bisa mengambil cairan di dalam botol tanpa harus membuka kemasannya. Tutup karet tersebut diletakkan dibawah tutup tear off.

  • Tutup Botol Segel

Jenis tutup botol segel adalah yang paling umum dipakai dalam aneka produk. Kebanyakan produk berbahan cair dan berupa minuman, menggunakan tutup botol ini. Bahan tutup botol biasanya berupa plastik. Akan tetapi pada produk tertentu, tutup bisa juga dibuat dari bahan logam.

Ciri dari tutup botol segel adalah model tutup ulir dan adanya segel yang ganda. Konsumen bisa membuka segel pertama lalu kembali menutup kemasan produk untuk menjaga kualitasnya.

Tutup botol segel yang berkualitas baik bisa dilihat dari kekuatan segelnya dan ulir yang menutup sempurna. Bila botol dijungkirbalikkan, maka isi tidak akan tumpah atau merembes keluar dari kemasan. Hal ini menandakan kemasan tertutup sempurna.

  • Tutup Botol Plug

Serupa dengan jenis tutup botol segel, kemasan dengan tutup botol plug bisa dibuka tutup sesuai kebutuhan konsumen. Bedanya, bila tutup botol segel umumnya menggunakan tipe ulir, tutup plug hanya mengandalkan tekanan antara tutup dengan kemasan.

Jenis tutup ini bisa Anda lihat pada kemasan kaleng cat atau lem. Tutup ini relatif lebih sulit untuk dibuka, karena memang didesain untuk menjaga agar isi kemasan tidak mudah kering atau menggumpal.

Tutup botol plug juga ada yang dikombinasikan dengan jenis tutup botol ulir. Model tutup plug semacam ini bisa Anda temukan pada produk madu dan beberapa jenis obat-obatan cair. Bahan dari tutup plug pun bervariasi. Material plastik maupun metal bisa digunakan tergantung pada jenis produk dan kemasannya.

  • Tutup Botol Lancip

Berbeda dari jenis tutup botol lain, tutup botol lancip adalah varian tutup yang paling sering digunakan untuk industri makanan. Produk pelengkap makanan seperti; saus, sambal, kecap, cuka, hingga sirup, biasanya memakai jenis tutup ini.

Bentuk tutup botol ini lancip. Sebagian model memiliki lubang di bagian ujung lancipnya, sedangkan ada pula yang harus digunting dulu sebelum digunakan. Segel ganda digunakan untuk menjamin kualitas produk terjaga dengan baik.

  • Tutup Botol Flip Top

Sesuai namanya, bagian atas dari tutup botol ini bisa dijentikkan dengan tangan untuk dibuka dan ditutup kembali. Konsumen pun bisa dengan mudah membuka tutup kemasan untuk menggunakan produk.

Tutup botol sejenis ini kerap digunakan untuk produk farmasi, bumbu atau saus makanan. Beberapa contoh produk yang menggunakan tutup botol flip top adalah saus sambal, bumbu halus (seperti, merica, baking powder, dan sejenisnya), hingga minyak angin.

Untuk menjaga kualitas produk, kemasan tutup ini biasanya dilengkapi dengan segel dibawah tutup botol flip top. Konsumen harus membuka segel ini sebelum bisa menggunakan produk dan memakai tutup flip top-nya.

  • Tutup Botol Gabus

Tutup botol berbahan gabus adalah jenis yang paling sering digunakan untuk produk minuman wine. Penggunaan bahan gabus bertujuan untuk menghindari adanya reaksi antara wine dengan penutup. Terlebih tipe minuman wine cenderung disimpan dalam waktu yang sangat lama

Cara Menggunakan Mesin Penutup Botol

Prinsip kerja mesin penutup botol (mesin capping) cukup mudah untuk dipahami. Mesin akan mendorong tutup botol hingga merekat kuat pada mulut botol. Agar lebih memahaminya, berikut adalah bagaimana cara menggunakan mesin penutup botol.

  • Pastikan mesin dan tangan Anda dalam kondisi bersih. Umumnya digunakan sarung tangan plastik untuk para pekerja. Hal ini akan meminimalisasi adanya kontaminasi kotoran dari tangan, sekaligus memastikan produk Anda tetap higienis.
  • Siapkanlah mesin penutup botol beserta produk Anda yang telah dimasukkan ke dalam botol dan tutup botolnya. Jangan dulu menyalakan mesin sebelum proses pengaturan dilakukan.
  • Tutup bagian mulut botol dengan tutup botol yang telah Anda sediakan. Pastikan letak tutup botol tepat pada bagian bukaan botol. Tekan sedikit agar tidak bergeser saat Anda memasukkan botol ke dalam posisi di mesin.
  • Aturlah ketinggian botol pada mesin. Jangan lupa untuk mengatur diameter dari mulut botol dan diameter tutup botol pada mesin penutup botol. Pastikan ukurannya pas.
  • Selanjutnya, Anda dapat menyalakan mesin penutup botol.
  • Kemudian, Anda boleh meletakkan botol yang telah diberikan tutup botol ke dalam posisinya pada mesin.
  • Usai botol diletakkan, maka mesin penutup botol akan mengangkat dan mengarahkan botol ke penyegel yang berputar.
  • Saat tutup botol menyentuh bagian penyegel yang berputar, botol secara otomatis akan tersegel dengan rapat dan ketat. Secara paralel, botol yang telah tersegel akan turun ke bawah.
  • Ketika penampang mesin beserta botol yang telah tersegel turun, ambillah botol tersebut. Kemudian, gantilah dengan botol lain yang belum tersegel. Lanjutkan terus, hingga semua produk botol Anda telah tersegel dengan sempurna.
  • Botol yang sudah tersegel telah siap untuk Anda pasarkan.

Demikian pembahasannya tentang harga mesin penutup botol plastik yang harganya cukup terjangkau dipasaran. Mesin tersebut sangat berperan sekali dalam industri minuman dalam botol, Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.

Chat via WhatsApp